Polda Kaltim Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Kapolda Ajak Personel Perkuat Iman dan Profesionalisme

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro bersama jajaran pejabat utama dan personel mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H di Masjid Al-Ikhlas Polda Kalimantan Timur.
banner 468x60

ciwintara.id, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ikhlas Polda Kaltim, Kamis (5/3/2026). Kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel selama bulan suci Ramadhan.

Peringatan tersebut mengangkat tema “Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Mendukung Transformasi Polri Untuk Masyarakat.” Acara diikuti oleh jajaran pimpinan dan personel Polda Kaltim yang beragama Islam.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para pejabat utama Polda Kaltim, serta personel kepolisian. Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan penceramah dari Kementerian Agama Kota Balikpapan, Ustadz Mahyuddin, yang memberikan tausiah kepada para jamaah.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh berkah dan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat spiritualitas.

“Bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar, dipenuhi dengan rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT. Dengan memahami keutamaan Ramadhan, umat Islam diharapkan dapat lebih maksimal dalam menjalankan ibadah serta meningkatkan kualitas spiritualnya,” ujar Irjen Pol Endar.

Ia juga menekankan bahwa transformasi Polri menuju institusi yang semakin dipercaya masyarakat tidak hanya membutuhkan kemampuan dan profesionalisme yang baik, tetapi juga harus dilandasi dengan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi landasan moral dan spiritual bagi setiap anggota Polri. Dengan keimanan yang kuat, anggota Polri dapat menjaga integritas, bersikap jujur, profesional, serta humanis dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Mahyuddin mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui peningkatan ibadah.

“Ramadhan merupakan hadiah terindah dari Allah SWT bagi umat Nabi Muhammad SAW. Tidak ada jaminan kita akan bertemu lagi dengan Ramadhan tahun depan, sehingga kesempatan yang ada saat ini harus kita manfaatkan dengan memperbanyak ibadah,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan selama bulan Ramadhan akan memperoleh pahala berlipat ganda dibandingkan di bulan lainnya.

“Dalam bulan Ramadhan, satu amalan sunnah nilainya seperti amalan wajib di luar Ramadhan, dan amalan wajib dilipatgandakan hingga berkali-kali lipat. Inilah keistimewaan yang Allah berikan kepada umat Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Menutup tausiahnya, Ustadz Mahyuddin mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperbanyak membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia dan akan menjadi penolong bagi orang yang membacanya serta mengamalkannya. Karena itu, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai imam dalam kehidupan kita ,” pesannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *